PERBANDINGAN GAYA BELAJAR MAHASISWA YANG BEKERJA SAMBIL KULIAH DENGAN YANG TIDAK BEKERJA
DOI:
https://doi.org/10.62145/ces.v4i2.210Keywords:
Gaya Belajar, Mahasiswa Bekerja, Mahasiswa Tidak Bekerja, VAK, Pembelajaran Perguruan TinggiAbstract
Mahasiswa di perguruan tinggi menghadapi tuntutan akademik yang beragam, termasuk bagi mahasiswa yang menjalani peran ganda sebagai pekerja dan pelajar. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi cara mahasiswa mengelola pembelajaran, termasuk kecenderungan gaya belajar yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan gaya belajar antara mahasiswa yang bekerja sambil kuliah dan mahasiswa yang tidak bekerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Sampel penelitian berjumlah 100 mahasiswa program sarjana, yang terdiri atas 50 mahasiswa bekerja sambil kuliah dan 50 mahasiswa tidak bekerja, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner gaya belajar berdasarkan model Visual, Auditory, dan Kinesthetic (VAK), kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan gaya belajar yang signifikan antara kedua kelompok mahasiswa (p < 0,05). Mahasiswa yang bekerja sambil kuliah memiliki kecenderungan gaya belajar kinestetik dan visual yang lebih tinggi, sedangkan mahasiswa yang tidak bekerja cenderung memiliki gaya belajar visual dan auditori yang lebih dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa status pekerjaan mahasiswa berhubungan dengan perbedaan kecenderungan gaya belajar. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi dosen dan perguruan tinggi dalam merancang strategi pembelajaran yang adaptif dan sesuai dengan karakteristik mahasiswa.
References
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice Hall.
Fleming, N. D., & Baume, D. (2020). Learning styles again: VARKing up the right tree! Educational Developments, 7(4), 4–7.
Field, A. (2020). Discovering statistics using IBM SPSS statistics (5th ed.). Sage Publications.
Gagné, R. M., Wager, W. W., Golas, K. C., & Keller, J. M. (2005). Principles of instructional design (5th ed.). Wadsworth.
Handoko, R., & Puspitasari, D. (2023). Gaya belajar mahasiswa nonpekerja dalam pembelajaran perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Akademik, 7(2), 101–112.
https://doi.org/10.31219/jpa.v7i2.4876
Hidayat, R., & Nurhasanah, S. (2022). Regulasi diri dan gaya belajar mahasiswa dalam pembelajaran daring. Jurnal Pendidikan Tinggi, 13(1), 45–54.
https://doi.org/10.22219/jpt.v13i1.19876
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.
Kurniawan, A., & Lestari, D. (2022). Analisis gaya belajar auditori mahasiswa dalam pembelajaran perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(2), 134–143.
https://doi.org/10.23887/jpp.v9i2.41256
Lestari, S., & Ramadhan, F. (2022). Waktu belajar mandiri dan keterlibatan akademik mahasiswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(3), 356–365.
https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v11i3.42109
Nugraha, R. A., & Salsabila, N. (2022). Perbedaan gaya belajar mahasiswa berdasarkan aktivitas kerja. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 8(2), 89–98.
https://doi.org/10.26858/jppk.v8i2.31567
Prasetyo, D., & Ananda, R. (2023). Gaya belajar mahasiswa pekerja dan implikasinya terhadap pembelajaran di perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Humaniora, 11(2), 145–156.
https://doi.org/10.23887/jph.v11i2.51234
Putra, A. R., & Handayani, S. (2021). Mahasiswa bekerja sambil kuliah: Studi kuantitatif tentang manajemen waktu dan beban akademik. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(1), 22–31.
https://doi.org/10.24036/jpp.v8i1.10987
Rahmatullah, M., & Sari, R. P. (2021). Identifikasi gaya belajar mahasiswa menggunakan pendekatan VAK. Jurnal Edukasi, 19(1), 45–54.
https://doi.org/10.31571/edu.v19i1.2784
Schunk, D. H., & Greene, J. A. (2018). Handbook of self-regulation of learning and performance (2nd ed.). Routledge.
Susanto, H., & Wulandari, D. (2022). Pengaruh jam kerja terhadap aktivitas belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan Sosial, 14(3), 201–210.
https://doi.org/10.26740/jps.v14n3.p201-210
Tanama, Y. (2023). Kontribusi gaya belajar terhadap hasil belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan Modern, 10(1), 55–64.
Widodo, S., & Pramesti, N. (2023). Gaya belajar kinestetik dan pembelajaran berbasis pengalaman pada mahasiswa. Jurnal Pendidikan Tinggi Indonesia, 5(3), 201–210.
https://doi.org/10.33369/jpti.v5i3.25678
Zimmerman, B. J. (2019). Self-regulated learning and academic achievement. Routledge.









