PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR ANTARA SISWA YANG MENERAPKAN PERENCANAAN BELAJAR DENGAN YANG TIDAK MENERAPKANNYA DI MAL UINSU MEDAN
DOI:
https://doi.org/10.62145/ces.v4i2.211Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan prestasi belajar antara siswa yang menerapkan perencanaan belajar dengan yang tidak menerapkannya di MAL UINSU Medan. Perencanaan belajar merupakan strategi sistematis yang membantu siswa mengatur waktu, menentukan prioritas, serta memantau kemajuan akademiknya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya motivasi dan ketidakteraturan belajar di kalangan siswa SMP yang berdampak pada pencapaian akademik yang kurang optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi nilai hasil belajar siswa semester genap tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian terdiri dari 60 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok: 30 siswa yang menerapkan perencanaan belajar dan 30 siswa yang tidak menerapkannya. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Siswa yang menerapkan perencanaan belajar memperoleh rata-rata nilai akademik lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang tidak menerapkannya. Hal ini membuktikan bahwa perencanaan belajar memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan prestasi belajar siswa MAL UINSU Medan.
References
Bachruddin, M., Rizqoh, J., & Nadlir. (2024). Urgensi Perencanaan Pembelajaran Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. BADA’A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 6(2), 385–393.
Boekaerts, M. (2011). Self-regulation and motivation in education. In International Encyclopedia of Education (3rd ed.). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0- 08-097087-5.26077-6.
Broadbent, J., & Poon, W. L. (2015). Self-regulated learning strategies and academic achievement in online higher education learning environments: A systematic review. Computers & Education, 100, 29–47. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2015.02.012.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. American Psychologist, 55(1), 68–78. https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.68.
Depdiknas. (2005). Perencanaan pembelajaran. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Eccles, J. S., & Wigfield, A. (2020). From expectancy–value theory to situated expectancy–value theory: A developmental, social cognitive, and sociocultural perspective on motivation. Contemporary Educational Psychology, 61, 101870. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2019.101870.
Gage, N. L., & Berliner, D. C. (1984). Educational psychology (3rd ed.). Boston: Houghton Mifflin Company.
Gronlund, N. E. (1998). Assessment of student achievement (6th ed.). Boston: Allyn and Bacon.
Hasanah, A. F. (2023). Strategi Perencanaan Pembelajaran untuk Meningkatkan Prestasi Peserta Didik. Karimah Tauhid Journal. UNIDA-JUMP.
Khan, S., Siraj, D., & Ilyas, Z. (2024). Effect of Lesson Planning on Academic Performance: Evidence from the Elementary Level Classroom. Pakistan Social Sciences Review.
Nitko, A. J., & Brookhart, S. M. (2011). Educational assessment of students (6th ed.). Boston: Pearson Education.
Pintrich, P. R. (2004). A conceptual framework for assessing motivation and self-regulated learning. Learning and Instruction, 14(4), 387–409. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2004.06.002.
Schunk, D. H., & DiBenedetto, M. K. (2020). Motivation and social cognitive theory. Contemporary Educational Psychology, 60, 101832. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2019.101832.
Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Steel, P. (2007). The nature of procrastination: A meta-analytic and theoretical review of quintessential self-regulatory failure. Psychological Bulletin, 133(1), 65–94. https://doi.org/10.1037/0033-2909.133.1.65.
Zimmerman, B. J., & Schunk, D. H. (2011). Handbook of Self-Regulation of Learning and Performance. Routledge. https://doi.org/10.1037/13273-000.









